Shelter Untuk Kita
Kangen! Satu kata, hanya satu kata yang lalu sanggup membuat energi aku menguap entah kemana hari ini. Kangen suasana dulu, masa-masa susah … struggle period yang harus dijalani bersama, yang akhirnya membuat kami bisa saling mengerti, bisa saling memahami meski terkadang ada salah paham, ada marah-marahannya, ada adu argumentasi … tapi justru itulah yang akhirnya membuat kami bisa memahami satu sama lain. Merasakan susah senang bersama. Saling menyemangati dan menghibur kala satu dari kami terluka atau jatuh.
Beberapa hari belakangan, semua kenangan masa itu seperti film yang diputar ulang. Kami sama-sama menikmatinya, meski jarak membentang teramat luas diantara kami. Kilas balik itu yang membuat kami akhirnya menyadari bahwa ternyata kami sama-sama kangen rumah! Kangen kebersamaan yang terkadang membuat heboh suasana rumah, atau terkadang kaku beku saat kesalahpahaman mengganjal diantara kami.
Aku ingin pulang! Pulang ke rumah tempat dimana kita memulai kehidupan mandiri bersama-sama, the struggle period sampai hal-hal yang menyenangkan yang membuat kita berdua bisa tertawa bersama.
Aku ingin pulang! Meski hanya satu atau dua malam untuk sekedar mengobati kerinduan pada masa-masa itu. Mengulang saat aku harus beragumentasi karena kebiasaanmu yang membuat aku harus berpikir dan melakukan sesuatu agar rumah kita terlihat dan terasa hommy.
Aku ingin pulang! Ke tempat dimana aku bisa merasakan kebahagiaan yang sebenarnya. Ke tempat dimana aku bisa menumpahkan kesedihan dan air mata kala aku tersakiti dan berduka. Ke tempat dimana aku bisa memandang langit malam nan cantik yang bertabur gemintang. Ke tempat dimana aku bisa merasakan romantisme malam yang damai ditemani pendar kerlip genit kunang-kunang.
Aku kangen rumah dan aku ingin pulang!
Berharap esok atau lusa ada waktuku untuk kembali pulang untuk sekedar melepas kangenku pada rumah itu.
Untuk my flat-mate, besok andai waktu berpihak padaku, pada kita … aku mau kita mengulang kembali satu saja kebiasaan kita dulu … masak & makan bareng diselingi dengan tawa canda saat berbagi cerita, sebuah shelter sebelum kita melangkah dan tenggelam dengan rutinitas dan kesibukan kita masing-masing.
*catatan diakhir pekan, dibawah guyuran hujan langit jakarta*



Ya bener teh … rumah kayaknya menjadi tempat terindah dan ngangenin ^_^ dan yang paling ngangenin yg pasti masakan mama ^_^
Comment by ulie — 17 November 2008 @ 10:20 am
kaya lagu Kangen Band…Kembali Pulang…hehehe
Comment by indi — 17 November 2008 @ 2:25 pm
sperti yang kamu bilang di blogku…
ada yang baru…rumah itu tidak lah baru hanya perwajahan yang disegarkan agar makin betah kita berlama-lama di rumah
Comment by vin — 17 November 2008 @ 2:51 pm
Boleh, boleh saja. Makasih ya. Segera konfirmasikan pendaftaran, supaya namanya bisa langsung saya tambah diurutan ketiga. Makasih. Kami menunggu karya Meity.
Ngomong2 blog kamu keren abis. Kamu bakat menjadi Sastrawan/Sastrawati.
Comment by seno — 18 November 2008 @ 11:41 am
masaknya ganti ya bu… kemaren kan dah belajar masak… hehehehehe
Comment by daku — 18 November 2008 @ 6:51 pm
What a great writing met!
Our struggle home is indeed the only shelter that protected us from the cruel world outside within the early period of our career path in a foreign environment.
We shared laughter, tears and a taste of our own personal ego once in a while. All I know is that the more we think about it, the more we appreciate and longing for it even more. Longing to go back in time and enjoy it once again, even if it’s just for a very short period of time.hiks!
Comment by Nia — 19 November 2008 @ 10:51 am
Pagi Kk… tulisan ini bukan karena lapar gara2 hujan kan?
hehehehe…
Comment by tuteh — 21 November 2008 @ 7:04 am
Kenapah yah selalu susah ngomen di sini?
Comment by tuteh — 21 November 2008 @ 7:09 am
Mba…. ayoo dunk, beneran nih..
GB pada diumpetin kamana yah..? susah dah artis.. :p
Btw, postingan hr ini, bikin inget rumah’ku nan jauh disana… hiks..
Comment by Wicky — 24 November 2008 @ 5:53 pm
pulangnya jangan lama2 bu… banyak blogger yang nungguin.. he..he.. cepetan balikkk… hiks..hiks..
Comment by Masenchipz — 24 November 2008 @ 7:32 pm
udah lama banget nggak pernah masak sendiri… jadi kangen juga pengen ke dapur
Comment by isnuansa — 25 November 2008 @ 6:21 pm
Hmm…betul, seiring berlalunya waktu dan masing2 sibuk dgn aktifitasnya, ada sesuatu yg hilang….pun kenangan..Yuk pulang ke rumah..:-)
Comment by Ani — 28 November 2008 @ 10:59 am
Tulisanmu keren Meity. Seru abis. Tentang KCC gmn? Maksudku kontes cerita cinta.
Comment by seno — 7 December 2008 @ 10:35 pm