Dulu, waktu kita masih kecil-kecil … kita sama-sama, punya kegiatan yang hampir mirip. Entah itu kegiatan ekskul di sekolah seperti Pramuka, Karate, Drumband … atau kegiatan diluar sekolah yang beragam. Waktu hampir lulus SD, diantara kita satu persatu pindah. Waktu itu, boro-boro ada Facebook seperti sekarang ini, era handphone pun belum masuk. Akhirnya, karena kesibukan masing-masing … tanpa disadari, kita punya dunia sendiri-sendiri. Teman-teman baru, sahabat-sahabat baru, kegiatan baru, semua serba baru.
Waktu Nopek nikah dulu, berkat almh. mamih Edy, aku berhasil kasih surprise buat Nopek! Still remember ekspresi mukanya Nopek waktu ngeliat aku dateng dan ngasih selamet! I was happy too! Waktu Linda selametan anaknya, aku ngga sempet ketemu temen-temen yang lain. Tapi sempat komunikasi dengan beberapa teman. Diawal tahun 2000 diantara kami mulai mencari kembali satu persatu teman, seperti mengumpulkan potongan-potongan puzzle yang berserakan melalui berbagai media. Menelusuri keberadaan teman-teman melalui: teman yang pernah tinggal di Dabo Singkep, orang tua kami. Seiring perkembangan teknologi, kami terus menelusuri jejak teman-teman melalui situs-situs pencari teman seperti milis, blog (I hope Eny still remember this ones!), Friendster, Multiply, dan Facebook! Terus begitu!
Tentang penelusuran lewat blog, ini antara Eny & aku … Satu hari aku di tanya sama ceu Coni,"lu punya temen namanya Eny?" Waktu itu, aku ngga langsung menolak. Me-recall memory masa kecilku, mencoba mengingat, apalagi waktu ceu Coni bilang, "temen waktu di Dabo, Meit …" … itu artinya, "dia temen gue waktu SD, ceu! Kok tau?" … jujur, rada bingung sampe aku baca sendiri apa yang ditulis Eny waktu itu. Aku coba ke blog dia, dan dari situ komunikasi kita nyambung lagi sampe sekarang. Dari Eny juga akhirnya bisa komunikasi lagi dengan teman-teman yang lain. Rena lewat Friendster, Wira lewat SMS (hahaha … sampe 3 SMS aku terima waktu pulang kerja dan lagi di Trans Jakarta yang penuh, isinya: "Apakah benar ini dengan Meity Mutiara yang dulu pernah sekolah di SD UPTS?" hahaha … ngga pernah lupa deh dengan sms itu), Wawang yang sempet ketemu di Batam waktu perusahaannya punya event di Batam & Bintan Resorts, Roni yang sebenernya sempet ada komunikasi sebelum aku pindah ke Bintan tapi terus lost contact, Gomgom yang juga sempet ada komunikasi tapi lost contact sampe sekarang walaupun udah ada nomor hpnya, Nopek yang sempet dibo’ongin sama aku, Wawang & Roni (atas idenya Roni - ternyata ide busuknya Roni masih eksis ha ha ha!), Tata yang ketemu di Facebook lewat Wira, dan karena Tata juga akhirnya kita semua bisa komunikasi lagi sama Nita, Riza juga lewat Facebook, terus ada Rini yang semangat 45 dateng walaupun menjelang kita diusir karena tempatnya mau dipake acara.
Kawan2 laskar tak begune SD UPTS, diharap kumpul2 lg sekedar temu kangen @Boundies Kemang (kata Meity) hr minggu 01/03 after lunch. Respon ya. Wira. ditunggu.
received: 04:36:51pm 27/02/2009
Reuni kemaren, bukan sekedar reuni kita yang datang secara fisik … tapi
thanks to technology yang sudah menyatukan kita hari itu dan hari-hari selanjutnya … Prana di Selat Panjang, Ria & Ambo Ako di Dabo, Nita di Bintaro, sayangnya Riza yang di Bandung ngga berhasil kita ajak reuni
online … Banyak cerita-cerita dari jaman baheula bermunculan waktu kemaren, dari yang konyol sampe yang serius. Dan kemaren itu … ada yang salah tingkah sampe bersemu merah, bingung mau duduk dimana … akhirnya, gue dah yang ada ditengah biar pada ngga grogi.
Dari situ, muncul keinginan untuk kembali ke Dabo Singkep. Bukan untuk menetap, tapi sekedar meluangkan sedikit waktu yang kita punya disela-sela kesibukan kita dengan kehidupan kita sekarang … untuk napak tilas, melihat sekolah kita dulu, menemui teman-teman yang masih menetap disana, bertemu dengan guru-guru kita yang masih diberi umur panjang.
Kemaren itu … tiba-tiba aku inget satu keinginan seorang teman kita: pengen ketemu temen-temen SD sebelum nafas terakhir! Sayangnya, Allah terlalu sayang dia dan tidak memberikan sedikit waktu lagi untuk dia ketemu kita semua. Guys, bisa ya kapan-kapan kita nyekar ke makamnya rame-rame?
Terima kasih semua, untuk meluangkan waktunya, untuk kebersamaannya, untuk sama-sama mengumpulkan dan menyusun kembali potongan-potongan puzzle yang sempat berserakan, dan untuk pertemanan dan persahabatan yang kita punya. Guys, lebih dari 20 tahun kita saling kenal, mudah-mudahan ini akan terus hingga ujung usia kita.
~~~yang punya blog~~~
Tulisan ini merupakan re-post sebagai bagian dari langkah aku & temen-teman untuk terus mengumpulkan kembali potongan-potongan puzzle yang berserakan.